Hukum dan Peraturan Taurat

Unordered List

Showing posts with label 613 mitsvot. Show all posts
Showing posts with label 613 mitsvot. Show all posts

Friday, 26 February 2016

Kasih kepada Allah adalah perintah yang utama


Ulangan 6 : 1-25
1 "Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya,
2 supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu.
3 Maka dengarlah, hai orang Israel! Lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak, seperti yang dijanjikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu di suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,
7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.
8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,
9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.
10 Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu--kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan;
11 rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami--dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,
12 maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.
13 Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.
14 Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu,
15 sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi.
16 Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa.
17 Haruslah kamu berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu;
18 haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu,
19 dengan mengusir semua musuhmu dari hadapanmu, seperti yang difirmankan TUHAN.
20 Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN Allah kita?
21 maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.
22 TUHAN membuat tanda-tanda dan mujizat-mujizat, yang besar dan yang mencelakakan, terhadap Mesir, terhadap Firaun dan seisi rumahnya, di depan mata kita;
23 tetapi kita dibawa-Nya keluar dari sana, supaya kita dapat dibawa-Nya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang kita.
24 TUHAN, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan TUHAN, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini.
25 Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia di hadapan TUHAN, Allah kita, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kita."
21:40:00   Posted by Pakdhe aswin in , with No comments
Read More

Wednesday, 24 February 2016


33. TENTANG PERANG, Mitsvot 598- 613





Perintah ke-598: TIDAK TAKUT ATAU PANIK DALAM MENGHADAPI MUSUH

* Ulangan 20:3, “dengan berkata kepada mereka: Dengarlah, hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu; janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka,”

Perintah ke-599: MENGURAPI SEORANG IMAM KHUSUS -- UNTUK BERBICARA KEPADA BANGSA ISRAEL -- DALAM PERANG

* Ulangan 20:2, “Apabila kamu menghadapi pertempuran, maka seorang imam harus tampil ke depan dan berbicara kepada rakyat,”

Perintah ke-600: MENGIKUTI PROSEDUR PERANG SESUAI DENGAN HUKUM TAURAT

* Ulangan 20:10, “Apabila engkau mendekati suatu kota untuk berperang melawannya, maka haruslah engkau menawarkan perdamaian kepadanya.”

22:34:00   Posted by Pakdhe aswin in with No comments
Read More


32. TENTANG NAZIR  (orang yang membaktikan diri untuk pelayanan kepada Tuhan),
Mitsvot 588- 597





Perintah ke-588: SEORANG NAZIR TIDAK BOLEH MINUM ANGGUR ATAU SESUATU YANG BERCAMPUR DENGAN ANGGUR, BAHKAN TIDAK BOLEH MINUM MESKIPUN ANGGUR ATAU CAMPURAN ITU MENJADI ASAM

* Bilangan 6:3, “maka haruslah ia menjauhkan dirinya dari anggur dan minuman yang memabukkan, jangan meminum cuka anggur atau cuka minuman yang memabukkan dan jangan meminum sesuatu minuman yang dibuat dari buah anggur, dan jangan memakan buah anggur, baik yang segar maupun yang kering.”

PERINTAH KE-589: SEORANG NAZIR TIDAK BOLEH MAKAN BUAH ANGGUR SEGAR

* Bilangan 6:3, “maka haruslah ia menjauhkan dirinya dari anggur dan minuman yang memabukkan, jangan meminum cuka anggur atau cuka minuman yang memabukkan dan jangan meminum sesuatu minuman yang dibuat dari buah anggur, dan jangan memakan buah anggur, baik yang segar maupun yang kering.”

Perintah ke-590: SEORANG NAZIR TIDAK BOLEH MAKAN BUAH ANGGUR KERING

* Bilangan 6:3, “maka haruslah ia menjauhkan dirinya dari anggur dan minuman yang memabukkan, jangan meminum cuka anggur atau cuka minuman yang memabukkan dan jangan meminum sesuatu minuman yang dibuat dari buah anggur, dan jangan memakan buah anggur, baik yang segar maupun yang kering.”

Perintah ke-591: SEORANG NASIR TIDAK BOLEH MAKAN BIJI ANGGUR

* Bilangan 6:4, “Selama waktu kenazirannya janganlah ia makan sesuatu apapun yang berasal dari pohon anggur, dari bijinya sampai kepada pucuk rantingnya.”

Perintah ke-592: SEORANG NAZIR TIDAK BOLEH MAKAN PUCUK RANTING (Ibrani: זג - 'ZAG', "kulit") POHON ANGGUR

* Bilangan 6:4, “Selama waktu kenazirannya janganlah ia makan sesuatu apapun yang berasal dari pohon anggur, dari bijinya sampai kepada pucuk rantingnya.”

Perintah ke-593: SEORANG NAZIR HARUS MEMBIARKAN RAMBUTNYA TUMBUH PANJANG

* Bilangan 6:5, “Selama waktu nazarnya sebagai orang nazir janganlah pisau cukur lalu di kepalanya; sampai genap waktunya ia mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, haruslah ia tetap kudus dan membiarkan rambutnya tumbuh panjang.”

Perintah ke-594: SEORANG NAZIR TIDAK BOLEH MEMOTONG RAMBUTNYA

* Bilangan 6:5, “Selama waktu nazarnya sebagai orang nazir janganlah pisau cukur lalu di kepalanya; sampai genap waktunya ia mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, haruslah ia tetap kudus dan membiarkan rambutnya tumbuh panjang.”

PERINTAH KE-595: TIDAK BOLEH MEMASUKI SUATU TEMPAT YANG ADA MAYAT ORANG.

* Bilangan 6:6, “Selama waktunya ia mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, janganlah ia dekat kepada mayat orang;”

Perintah ke-596: SEORANG NAZIR TIDAK BOLEH MENAJISKAN DIRI ATAS KEMATIAN SESEORANG

* Bilangan 6:7, “bahkan apabila mati ayahnya ataupun ibunya, saudaranya laki-laki ataupun saudaranya perempuan, janganlah ia menajiskan dirinya kepada mereka, sebab tanda kenaziran bagi Allahnya ada di atas kepalanya.”

Perintah ke-597: SEORANG NAZIR HARUS MENCUKUR RAMBUTNYA SAAT MEMPERSEMBAHKAN PERSEMBAHANNYA PADA AKHIR MASA KENAZIRANNYA, ATAU PADA SAAT IA MENJADI NAJIS

* Bilangan 6:9, “Tetapi apabila seseorang mati di dekatnya dengan sangat tiba-tiba, sehingga ia menajiskan rambut kenazirannya, maka haruslah ia mencukur rambutnya pada hari pentahirannya, yaitu pada hari yang ketujuh haruslah ia mencukurnya.”
22:27:00   Posted by Pakdhe aswin in with No comments
Read More

31. TENTANG RAJA, Mitsvot 581 – 587




Perintah ke-581: TIDAK BOLEH MENGUTUK SEORANG RAJA ATAU PEMIMPIN

* Keluaran 22:28, “Janganlah engkau mengutuki Allah dan janganlah engkau menyumpahi seorang pemuka di tengah-tengah bangsamu.”

Perintah ke-582: MENGANGKAT SEORANG RAJA DARI BANGSA ISRAEL

* Ulangan 17:15, “maka hanyalah raja yang dipilih TUHAN, Allahmu, yang harus kauangkat atasmu. Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau mengangkat seorang raja atasmu; seorang asing yang bukan saudaramu tidaklah boleh kauangkat atasmu."

Perintah ke-583: TIDAK BOLEH MENGANGKAT RAJA ATAS ISRAEL, SESEORANG ASING YANG NON-ISRAEL.

* Ulangan 17:15, “maka hanyalah raja yang dipilih TUHAN, Allahmu, yang harus kauangkat atasmu. Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau mengangkat seorang raja atasmu; seorang asing yang bukan saudaramu tidaklah boleh kauangkat atasmu."

Perintah ke-584: SEORANG RAJA TIDAK BOLEH MEMELIHARA BANYAK KUDA

* Ulangan 17:16“Hanya, janganlah ia memelihara banyak kuda dan janganlah ia mengembalikan bangsa ini ke Mesir untuk mendapat banyak kuda, sebab TUHAN telah berfirman kepadamu: Janganlah sekali-kali kamu kembali melalui jalan ini lagi.”

Perintah ke-585: SEORANG RAJA TIDAK BOLEH BERISTRI BANYAK

* Ulangan 17:17,  “Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perakpun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.”

Perintah ke-586: SEORANG RAJA TIDAK BOLEH MENGUMPULKAN EMAS DAN PERAK BERLEBIH-LEBIHAN

* Ulangan 17:17 “Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perakpun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.”

Perintah ke-587: SEORANG RAJA HARUS MENULIS SENDIRI HUKUM TAURAT DAN JIKA ADA ORANG LAIN YANG AKAN MENULIS, MAKA IA HARUS MENULIS DUA KALI.

* Ulangan 17:18, “Apabila ia duduk di atas takhta kerajaan, maka haruslah ia menyuruh menulis baginya salinan hukum ini menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi.”
22:24:00   Posted by Pakdhe aswin in with No comments
Read More

30. TENTANG ORANG KUSTA DAN PENYAKIT KUSTA, Mitsvot 577 – 580





Perintah ke-577: TIDAK BOLEH MENCUKUR TEMPAT YANG ADA KUDISNYA

* Imamat 13:33, “maka orang itu harus bercukur, hanya tempat kudis itu tidak boleh dicukurnya. Lalu imam harus mengurung orang yang kena kudis itu untuk kedua kalinya tujuh hari lagi.”

Perintah ke-578: PROSEDUR PENTAHIRAN SEORANG KUSTA, BAIK ORANG MAUPUN RUMAH, DILAKUKAN DENGAN KAYU ARASY, KAIN KIRMIZI, HISOP, DUA EKOR BURUNG DAN AIR MENGALIR.

* Imamat 14:1-7,
1 TUHAN berfirman kepada Musa:
2 "Inilah yang harus menjadi hukum tentang orang yang sakit kusta pada hari pentahirannya: ia harus dibawa kepada imam,
3 dan imam harus pergi ke luar perkemahan; kalau menurut pemeriksaan imam penyakit kusta itu telah sembuh dari padanya,
4 maka imam harus memerintahkan, supaya bagi orang yang akan ditahirkan itu diambil dua ekor burung yang hidup dan yang tidak haram, juga kayu aras, kain kirmizi dan hisop.
5 Imam harus memerintahkan supaya burung yang seekor disembelih di atas belanga tanah berisi air mengalir.
6 Tetapi burung yang masih hidup haruslah diambilnya bersama-sama dengan kayu aras, kain kirmizi dan hisop, lalu bersama-sama dengan burung itu semuanya harus dicelupkannya ke dalam darah burung yang sudah disembelih di atas air mengalir itu.
7 Kemudian ia harus memercik tujuh kali kepada orang yang akan ditahirkan dari kusta itu dan dengan demikian mentahirkan dia, lalu burung yang hidup itu haruslah dilepaskannya ke padang.

Perintah ke-579: ORANG KUSTA HARUS MENCUKUR SELURUH RAMBUTNYA

* Imamat 14:9, “Maka pada hari yang ketujuh ia harus mencukur seluruh rambutnya: rambut kepala, janggut, alis, bahkan segala bulunya harus dicukur, pakaiannya dicuci, dan tubuhnya dibasuh dengan air; maka ia menjadi tahir.”

Perintah ke-580: BERHATI-HATI TERHADAP PENYAKIT KUSTA

* Ulangan 24:8, “Hati-hatilah dalam hal penyakit kusta dan lakukanlah dengan tepat segala yang diajarkan imam-imam orang Lewi kepadamu; apa yang kuperintahkan kepada mereka haruslah kamu lakukan dengan setia.”
22:21:00   Posted by Pakdhe aswin in with No comments
Read More

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search